SEXX PORN | IBU CINTYA DOSEN CANTIK DAN BAHENOL
"Laptop, Bahan materi, HP, dompet, Rokok ,,, OK clear !!" Begitu Kataku Sambil merapikan isi ransel Dan beranjak Menuju garasi. Sampai di garasi, aku baru Ingat kalau shalat Satu melarang mobilku Kempes sejak 3 hari yang lalu. Dan akhirnya, aku memutuskan Pergi DENGAN bermotor meskipun sepertinya akan turun-hujan. Malam Penyanyi aku ADA Janji DENGAN Dosen Pembimbing TA ku. Aku adalah Seorang mahasiswa angkatan tua. Sudah 7 Tahun aku kuliah Sampai-sampai Dosen Pembimbing TA ku diganti KARENA Harus studi melanjutkan Keluar negeri. Sisi baiknya, sang dosen Pengganti Adalah Seorang wanita cantik Yang mungkin usianya Hanya terpaut 2-3 Tahun Dari umurku. Maklum lah, aku Sendiri Sudah berumur 25 Tahun sebelumnya Saat ini. Bu Chintya, Begitulah Kami biasa memanggilnya. Seorang wanita muda Yang Tak Hanya Cerdas Dan Penuh kharisma namun also cantik dan modis. Beliau Resmi Mengajar di fakultas Kami baru 1 semester. Kumpulan Cerita Sex IGO terpanas 2017 Ibu Chintya Dosen Binal Yang Sexy  Cerita Dewasa termewah Ibu Chintya Dosen Binal Yang Sexy Novel Seks - Tapi DENGAN berjuta keanggunan ITU, tak Heran JIKA beliau Langsung dikenal & dikagumi Oleh Seluruh Penghuni kampus. Minggu ini, Bu Chintya cuti sakit. kabarnya gejala thypus Yang Disertai maag. Suatu berita Yang Sangat buruk Bagi Kelas Yang diajarnya, KARENA selama beliau cuti, tentu Saja Anak-anak TIDAK can bertatap Muka DENGAN bu dosen Yang Katanya Menjadi semangat belajar mahasiswa. TAPI HAL Penyanyi berbaring Bagi mahasiswa TA Bimbingan Bu Chintya. Cerita Seks Terbaru Kemarin pagi Bu Chintya e-mail mengirimkan Yang mempersilahkan Seluruh mahasiswa bimbingannya mengirimkan Pekerjaan masing-masing melalui e-mail, kemudian beliau menjadwalkan Kami untuk review Bimbingan di rumahnya selama beliau cuti. Sungguh Seorang dosen Yang Sempurna. Cantik, Cerdas Integritas Dan Penuh. *** "Blok C3 nomer 21", Begitu aku membaca Kembali sms Yang Berisi Alamat Bu Chintya. Tak terasa Anda aku has Sampai di Perumahan Griya Pesona, Dan Tinggal 1 blok Lagi aku has Sampai di kediaman beliau. "Sebelah kiri jalan, Gerbang merah maroon", Kataku Dalam Hati Sambil memarkirkan motorku didepannya. Rumah ITU TIDAK terlihat megah, TAPI terlihat Sangat rapi. Kombinasi warna lampu tamannya terlihat Sangat menarik dimataku. Dan SeolAh TIDAK Ingin membuang-Buang Waktu Lagi, aku bergegas memencet bel dibalik gerbangnya. "Selamat malam" Begitu Sambut Sosok pemilik rumah Yang Sudah kukenal Baik ITU. Dan tak lama kemudian, kami Sudah Duduk berhadapan di Ruang Tamu Yang ukurannya also TIDAK Terlalu Luas. Malam ITU Bu Chintya mengenakan atasan Tanpa Lengan berwarna hitam, DENGAN bawahan celana ketat berwarna abu-abu. Sungguh padu padan Yang pas Sekali, terlihat seksi tetapi TIDAK menyirnakan keanggunannya. Sangat cantik. "Kamu Tadi TIDAK kehujanan kan?" Tanyanya Membuka pembicaraan. "TIDAK Bu. Ibu Sudah sehat? "Kataku basa-basi" ah, Saya sebenarnya also TIDAK merasa sakit kok "jawabnya Sambil Tersenyum Dan menyalakan netbook-nya. "Dhimas Perdana, 04XXXXX, betul kan?" File Katanya Sambil Membuka pekerjaanku, Dan aku pun mengangguk meng-iya-kan. "Nah, Saya Harus mengatakan Kepadamu bahwa kamu Selalu mengulang Kesalahan Yang sama. Sekarang kamu baca hasil temuan pekerjaanmu Dan silahkan bertanya kalau ADA Yang Belum PAHAM "Katanya Sambil memutar netbook Berisi rancangan TA Yang Penuh sorot coretan-coretan ITU kearahku" Seperti Yang Sudah Saya Katakan Kemarin, sebaiknya tulisanmu Jangan Bertele-tele. Cerita Seks Terkini Gunakan Sumber materi Yang valid Dan Jangan menuliskan pendapatmu Sendiri kedalam dasar dasar Teori. Kalau kamu Ingin mengutip, blablabla ... "Begitulah Bu Chintya menelanjangi hasil temuan kerjaku SeolAh SEMUA Yang kukerjakan Penuh Kesalahan. Sekilas aku melirik Wajah cantik Yang Penuh Ekspresi ITU, Dan Memang SEMUA Yang dikatakanya TIDAK shalat. "Maaf Bu, kalau Mengenai Paragraf Penyanyi, kira-kira Yang shalat Bagian mana?" Kataku Sedikit memotong pembicaraannya Sambil menghadapkan netbook ITU kearahnya "nah, kalau Yang Penyanyi Mengenai PENGGUNAAN kalimatnya. Kalimat Penyanyi mengandung Makna Yang sama yang terus menerus DENGAN Bagian Penyanyi, "Begitu Katanya Sambil menyorot beberapa kalimat dibawahnya" maaf bu, boleh Saya Duduk disitu, soalnya Dari here Kurang Jelas "Begitu sahutku Sambil menunjuk bangku Panjang Yang diduduki Bu Chintya" ya silahkan "Katanya Sambil menggeser POSISI duduknya. Dan akhirnya Malam ITU kulewati DENGAN Duduk bersanding Bu Chintya Sambil ceramahnya mendengarkan. Malam minggu, Gerimis hujan Mulai turun-, Dan Duduk bersanding Bu Chintya. "Apa akhir pekan yang sempurna" Begitu Kataku hearts hati. Dan tentu Saja kalimat-kalimat Yang terdengar Dari bibir tipis ITU TIDAK sepenuhnya Lagi kusimak. Aku LEBIH memperhatikan gerak bibirnya Dari Belakang Sambil Menikmati kecantikannya parasnya. "ADA Pertanyaan Lagi?" Katanya mengakhiri penjelasannya "ehm, TIDAK bu" jawabku Cepat "kamu Penyanyi sebenarnya Sudah PAHAM, TAPI Kurang serius Saja menulisnya. Tolong Yang serius yak ,, Kasihan penelitianmu. Kabarnya TA Penyanyi Sudah 4 semester TIDAK kamu kerjakan ya? "" Hehe ,, kan Yang 1 tahun cuti Bu .. jawabku sekenanya "" APA bedanya ??? Ya pokoknya Saya HARAP semester Penyanyi kamu selesaikan. Kalau TIDAK, cari silahkan Pembimbing berbaring Saja "kata Bu Chintya DENGAN nada tegas. "Ngomong-ngomong kamu mau minum Pengolahan APA? Saya buatkan kopi Sambil nunggu hujan reda ya? "Kata Bu Chintya Sambil beranjak Berdiri" Apa super sempurna akhir pekan !! Sekarang Malah Acara ngopi Bersama Bu Chintya "Begitu Kataku hearts hati DENGAN polos. Dan Satu HAL Lagi kusadari ketika Bu Chintya beranjak Menuju-dapur. Tampak Jelas ketika beliau lewat didepan Mataku, celana abu-abunya Mencetak Jelas belahan pantatnya. "Masa 'Bu Chintya gak pake CD yak ??" Begitu kira-kira Pikiran jorokku Tiba-Tiba Muncul Dan Segera kutepis jauh-JAUH. Beliau termasuk dosen Yang kuhormati, jadi, sepertinya TIDAK Pantas kalau aku berpikiran Yang aneh-Aneh seperti ITU "Ngomong-ngomong, kamu asli mana dim?" .. Tiba-Tiba Bu Chintya Sudah Muncul Lagi membuyarkan lamunanku. "Katanya kamu buka usaha konveksi ya?" Lanjutnya Sambil meletakkan Cangkir kopi didepanku "Iya bu. Usaha pakaian Kecil-kecilan. Saya ASLI Surabaya Bu. Kalau Ibu asli mana? "Kataku menanggapi. "Saya Kecil di Medan, TAPI Sudah Pindah here sejak kuliah S1 dulu. Katanya usaha clothing kamu Sudah kirim kemana-mana ya ??? Memang mahasiswa kalau Sudah kenal duit biasanya Jadi susah Lulus. "sahutnya Sambil Tertawa Kecil. Dan akhirnya Malam ITU Kami lewati DENGAN pembicaraan-pembicaraan Ringan TENTANG Bisnis yang sedang kujalankan, TENTANG hobi Kami, TENTANG keluargaku, TENTANG Keluarga Bu Chintya, dll. Cerita Seks Terlengkap Ternyata Bu Chintya Adalah Anak bungsu Dari 3 bersaudara. Kedua kakak laki-lakinya Sudah berumah tangga. Ayahnya Adalah orangutan Medan, Seorang Pejabat Militer Dan ibunya Seorang keturunan Belanda. Kedua Orang Tua Bu Chintya bercerai sejak beliau Duduk di SMU, Oleh KARENA ITU, Bu Chintya memutuskan untuk review Tinggal Sendiri di rumah Penyanyi, sejak beliau Lulus SMU dulu. "Ngomong-ngomong, hujannya Tambah deras dim, kamu tunggu disini dulu Saja Sampai reda. Saya mau MASUK dulu Sebentar "kata Bu Chintya Sambil menengok kearah jam Yang tergantung disudut ruangan" eh, Sudah Malam Bu. Sudah Setengah 10. Mending Saya nekat Saja, daripada Nanti Tambah Malam. Kayanya hujanya also ndak bakal Berhenti "Begitu jawabku Sambil Melihat hal memasukkan laptopku" ya kalau hujanya ndak Berhenti kamu nginep disini Saja ndak pa pa "SAHUT Bu Chintya Sambil Tersenyum menirukan hd bicaraku" ya kalau Saya nginep Nanti can dimasa Tetangga Bu "Begitu sahutku DENGAN nada bercanda "siapa yang mau ngeroyok kamu?" SAHUT Bu Chintya Cepat. "Saya TIDAK bercanda kok dim. Kamu can disini dulu kalau kamu mau. Daripada kamu hujan badai nekat ". Begitu SAHUT Bu Chintya. Jawabanya Singkat, TAPI Cukup menegaskan bahwa dia TIDAK bercanda. "Bagaimana? Kalau mau nekat hujan-hujan TIDAK apa-APA. Saya TIDAK can melarang kamu, TAPI kalau mau nunggu hujan dulu also TIDAK apa-APA. "Eh, Saya nunggu hujan dulu Saja bu" jawabku Sambil differences merapikan laptopku. "OK, Saya MASUK Dulu ya. Soalnya disini Banyak angin. Nanti kalau hujannya Belum reda silahkan Istirahat disini, anggap Saja rumah Sendiri. Jangan lupa motormu dimasukkan "Begitu kata Bu Chintya Sambil Tersenyum" iya Bu ", Begitu jawabku Singkat. Aku Sendiri TIDAK Habis Pikir. Bagaimana can Seorang Bu Chintya offers aku untuk review Tidur disini. Biarpun aku Tidur diteras sekalipun, apakah layak Seorang mahasiswa sepertiku Tidur dirumah Seorang dosennya? Apakah Penyanyi Suatu rontgent? Jangan-Jangan ADA Konspirasi ATAU Rencana KHUSUS Dari parties kampus, ATAU apapun ITU. Begitulah pikiranku muluk-muluk, Dan Ternyata hujan tak kunjung reda. SEMENTARA hujan angin Semakin deras, akupun memutuskan memasukkan motorku Dan Menutup Pintu Depan. Bukan Karena Aku memutuskan untuk review menginap, TAPI angin PENGOPERASIAN Tambah Kencang Dan hujan udara tertiup MASUK Ke Ruang Tamu. "Nanti kalau reda baru balik deh" Begitu Kataku hearts hati Penghasilan kena pajak Menutup Pintu, aku bergegas MASUK kedalam Mencari Bu Chintya, Bukan pula Karena Aku Ingin Tidur dirumahnya, melainkan Aku Ingin Ke toilet mencuci kesemek Sambil Buang air Kecil Ternyata Bu Chintya berada Didalam kamarnya. Aku mendengar Suara beliau menonton TV Sambil Tertawa Kecil. Pun Dan aku bergegas mendekat Dan mengetuk Pintu kamarnya Yang Memang Terbuka. "Eh dimas, gimana? Jadi mau nginep? MASUK redup "SAHUT beliau Sambil differences Menyimak TV-nya. Tubuhnya terbaring Diatas spring bed Yang Cukup Lebar, SEMENTARA selimut tebal Yang tampaknya Sangat Hangat Menutup Hingga bahunya. Cerita Seks Terbagus "Eh TIDAK Bu, Saya mau Ke toilet" Begitu jawabku "ya silahkan" sahutnya Cepat. "Pakai Yang Didalam Saja ya, soalnya Yang PENGOPERASIAN TIDAK ADA sabunnya. saklarnya ADA disamping Pintu "lanjutnya Sambil menunjuk Ke salat Satu Sudut kamarnya Mencari Google Artikel Sedikit Canggung, akhirnya aku MASUK Dan pipis di Kamar Mandi di KAMAR Bu Chintya. Padahal Tadi aku mau Buang air di toilet Belakang. Tidak enak kan kalau MASUK rumah Sampai ke Belakang Tanpa Bilang. Rasanya Agak rikuh also Buang udara di Kamar Mandi Bu Chintya, apalagi Yang Punya KAMAR Sudah berbaring Nyaman ditempat tidurnya. "Pintu Depan Sudah Ditutup?" Begitu tanyanya Begitu aku Keluar Dari Kamar Mandi, Sambil differences Menyimak Tayangan TV Yang tergantung disisi Kanan KAMAR "ehm, Sudah Bu" Begitu jawabku Canggung "ya Sudah, ITU acaranya Bagus lho. Kalau kamu perhatikan can Jadi masukan buat TA-mu "Katanya Sambil Volume membesarkan TV" Penyanyi TENTANG budaya Jepang jaman PD 2, Penyanyi can Jadi Referensi blablabla .. "Begitu lanjutnya menerangkan. Aku Sendiri Hanya can Melihat hal Tayangan TV ITU Dari Depan Pintu Kamar Mandi, Dan bingung Harus bagaimana. Mati Gaya banget lah "Heh, mau sampe Kapan Berdiri disitu?" Bu Chintya Segera Berseru DENGAN tanggap. Sepertinya beliau industri tahu kalau aku Berdiri disitu DENGAN Canggung. "Ngapain bengong disitu ??", lanjutnya Sambil menggeser POSISI tidurnya. Mencari Google Artikel bahasa Tubuh seperti ITU, aku Menangkap bahwa beliau menginginkan aku beranjak Ke Tempat tidurnya. ATAU setidaknya, Duduk disitu lah. Dan, DENGAN Sedikit shalat tingkah aku pun mendekat Dan Duduk diseberang Tempat Bu Chintya berbaring. Tepatnya dibelakang Bu Chintya Yang sedang asyik memperhatikan nya TV. Sesaat Kami pun Terdiam. Aku Benar-Benar merasa Canggung berada disini. Aku also TIDAK industri tahu Harus memulai pembicaraan Dari mana, aku Benar-Benar merasa Aneh Dan mati hd. Aku berada dikamar Bu Chintya, Seorang dosen Yang Menjadi idola di kampus, ATAU mungkin idola di universitas !!! ckckck "nih bantalmu" Begitu kata Bu Chintya Sambil mengulurkan SEBUAH bantal kepangkuanku. Tampaknya beliau industri tahu bagaimana aku merasa Aneh Dan TIDAK industri tahu Harus bagaimana. Dan DENGAN bantal Yang Yang diulurkan Padaku ITU, aku Malah Tambah bingung Harus bagaimana. Aku Tambah shalat tingkah Dan Tetap diam "Kurang gede APA redup? ATAU kamu mau pakai bantal Saya Saja? "Katanya Sambil Tertawa ringan dan menggeser bantal Panjang berwarna putih Yang menopang Wajah cantiknya. "Eh" aku Tambah bingung DENGAN kalimat terakhirnya, Dan Aku Masih Tak Bisa menyahut apa-APA, sekalipun aku industri tahu Maksud beliau Adalah mempersilahkan aku TIDURAN disitu "ehm, Maksud Ibu, Saya Tidur disini?" Kataku terbata. SeolAh aku bingung mau menyahut APA "APA kamu mau Tidur di garasi? Sepertinya Kasur Saya Masih Sisa Banyak kalau cuma kamu tiduri "sahutnya Sambil Tersenyum Dan Sekali Lagi aku Sangat TIDAK Percaya dengan kata-Katanya. Aku Tidak Percaya DENGAN telingaku Sendiri. Namun Aku Tetap mengerti APA Yang revoked Dan Segera berbaring Sambil differences menyaksikan Tayangan TV Yang tergantung didepan Bu Chintya. Cerita Seks Terbaik Sesaat kemudian, Nampak Acara TV Yang kusaksikan DENGAN Canggung ITU hampir Selesai, Dan Tiba-Tiba Suara Bu Chintya Kembali memecah kecanggunganku "lampu gede Saya matikan Saja ya redup, Saya TIDAK bisa tidur kalau Terlalu terang" Dan Tanpa Banyak Berkata Lagi, beliau Langsung beranjak turun-Dari Tempat Tidur, Dan aku Benar-Benar TIDAK Percaya DENGAN APA Yang Kulihat. Dibalik Selimut ITU, Bu Chintya Masih mengenakan atasan berwarna hitam Yang Tadi dikenakannya, tetapi Ternyata beliau TIDAK Lagi mengenakan celana abu-abunya. Sebagai gantinya, seutas tali G String hitam terselip Diantara belahan pantatnya. Terlihat Jelas PANTAT Yang Halus DENGAN Paha Yang mulus ITU Bergerak Menuju Pintu Kamar, Dimana saklar lampu berada. OH TUHAN!!! Aku tidak percaya apa yang saya lihat. Penghasilan kena pajak mematikan lampu, Bu Chintya Berjalan kearah tempatku berbaring, Dan melewatiku Yang ternganga Dan sibuk pandangan Mengalihkan. Beliau Berjalan Menuju kekamar mandi Yang terletak Tepat dibelakangku, tepatnya Diatas kepalaku. Tampaknya beliau menggosok gigi, beliau sedang Bersiap-Siap untuk review Tidur. Bu Chintya Hanya DENGAN G-string hitam menutupi Bagian bawahnya, oh Tuhan, I cant menyadari apa yang saya lihat. Dan G-string ITU Menjawab misteri belahan PANTAT Yang terlihat Jelas dibalik celana abu-abu Tadi. Ternyata Bu Chintya Tadi mengenakan G-String didalamnya. Dan apakah aku bermimpi sebelumnya Saat ini? Aku Tidak tahu, Aku Tidak mau industri tahu. Dan DENGAN Cepat aku menyusupkan kakiku dibalik selimut. Andaikan mimpi Penyanyi, Sungguh aku Berharap Aku Tidak terbangun Dari tidurku. "Sebenarnya Saya TIDAK Suka celana jins Diatas Tempat Tidur dim" Tiba-Tiba Bu Chintya Sudah Berdiri Lagi disamping tempatku berbaring, tepatnya disamping kepalaku. TAPI KARENA Sudah terlanjur ya TIDAK apa-APA "Begitu lanjutnya Sambil Berjalan mengelilingi Tempat Tidur, Dan Kembali menyusupkan kedua kesemek jenjangnya kedalam selimut Dan berbaring Sambil memindah chanel Televisi. Beliau Tampak beberapa Kali memindah Saluran, TAPI sepertinya TIDAK ADA Yang menarik baginya. Kini dia berbaring membelakangiku, menghadap Sisi Dimana Televisi LCD 32 "ITU digantungkan. Dan DENGAN segenap jiwa, aku Mencoba memberanikan Diri Membuka pembicaraan. Aku anggap sebelumnya Saat ini sebagai SEBUAH mimpi, jadi, bebas untuk saya untuk berbicara !!! "Ehm, Ibu Suka John Lennon?" Begitu kalimat Pembuka Yang otomatis kuucapkan ketika Melihat hal Bu Chintya Berhenti memencet-mencet remotenya PADA shalat Satu saluran musik "yakk, aku suka The Beatles, Dan tolong Berhenti memanggil Saya Ibu" Begitu ujarnya tegas "kalau nggak boleh Panggil Ibu, Terus Saya Harus Panggil gimana ni bu? "" ya terserah kamu mau Panggil gimana. Yang Pasti disini kan Bukan dikampus, kalau kamu Panggil aku Ibu, kok kesannya aku Penyanyi Sudah tua banget. Padahal, can Jadi kamu LEBIH tua Dari aku lho "Begitu jawabnya bercanda" ya, nggak lah bu, Saya Penyanyi kan Masih mahasiswa, remaja muda Yang Masih energik Dan bersemangat "" apa pun yang Anda katakan. Yang Pasti aku kuliah S1 Tahun 2001, sehingga, pagar kamu 3-4 Tahun LEBIH muda. Itu also kalau kamu SMUnya tidak lancar. "" Eh, Saya SMUnya Malah cuma 2 Tahun bu ", jawabku berkelakar" Jangan Panggil aku Ibu ,,, thats titik. "Ujarnya kemudian" Anda bisa memanggil saya Chintya, ATAU Teman-teman dekatku biasa memanggil Cinta "" eh, Begitu ya cin ,, "sahutku bergumam" Canggung ah kalau Panggil seperti ITU, gimana kalau "kak" ATAU "mbak" ATAU gimana lah ,, Saya Canggung bu, eh, mbak .. "" kenapa nggak manggil tante Saja !! biar PUAS Sekalian. Kamu Penyanyi bikin aku merasa tua Saja "jawab Bu Chintya ketus Sambil Tetap laugh Ringan" OK deh mbak, Saya Panggil Cinta ... Ngomong-ngomong, kalau Saya disini, nggak ADA Yang marah APA mbak ,, eh, cin? "" Maksudmu, kamu bertanya APA Aku Tidak Punya pacar ,, Begitu? "ujarnya Sambil berbalik menghadap kearahku. Sorot matanya terlihat serius Dan Menatap Tajam Mataku "eh, ya Bukan Begitu mbak ,,, eh, ya TAPI mungkin can Begitu maksudnya, ATAU ,,," aku Jadi shalat tingkah Sendiri DENGAN pertanyaanku. Tampaknya aku also shalat bertanya "dimas, sepertinya kamu Harus Banyak belajar TENTANG wanita. Masa 'kamu bertanya seperti ITU ditunjukan kepada perawan tua seperti Saya? "Lanjutnya Sambil Tetap Menatap Mataku" eh, Bukan Begitu Maksud Saya mbak ,, eh ,, Saya cuma .... "" Nggak apa-APA kok, aku cuma merasa familiar DENGAN pertanyaanmu barusan . pertanyaanmu ITU seperti Pertanyaan papaku Saja ":" Kapan kamu nikah cin ?? Ngga mungkin lah gadis cantiknya papa gak laku-laku ?? "sambungnya Lagi DENGAN nada serius" eh "aku Benar-Benar Tambah shalat tingkah DENGAN ucapan beliau. Aku Tidak can Berkata apa-APA, Dan Memang sepertinya aku shalat bertanya. Sorot matanya Yang Tajam ITU SeolAh melucuti mentalku Yang Tiba-Tiba Hancur runtuh. Cerita Seks Terupdate Dia Benar-Benar menelanjangi Mataku DENGAN Wajah cantiknya Yang Sangat Dekat dihadapanku, Sangat-Sangat Dekat. Mungkin Hanya berjarak 5cm Dari hidungku. Dan aku Benar-Benar merasa terpojok DENGAN ucapannya. Namun Tiba-Tiba dia Tersenyum DENGAN senyuman Yang Sangat teduh Dan menenangkan. Raut mukanya mengatakan Tiba-Tiba Berubah SeolAh: "aku Hanya bercanda, Aku Tidak marah kok". Dan Kami saling bertatapan Sangat hearts. Sungguh aku terpesona DENGAN kecantikannya. Kecantikan Khas Seorang Indo Yang menurutku TIDAK mungkin ditandingi Oleh siapapun also. Dan ditengah kekagumanku akan Wajah Menawan ITU, Tanpa Berkata apa-APA, Tiba-Tiba dia memajukan kepalanya, Dan DENGAN cekatan dia memagut bibirku. Aku Benar-Benar Kaget Dan TIDAK menyangka HAL Penyanyi Terjadi. Jantungku berdegup Sangat Kencang, darahku Seakan Mengalir Sangat deras kearah kepala. Aku menyadari bahwa aku sedang bercumbu DENGAN idola Dari Segala idola. Aku can be merasakan DENGAN Jelas aroma nafasnya Yang wangi, bibir basahnya Yang menghisap pelan bibirku, Dan lidahnya Yang Mulai Bermain dirongga mulutku. Semakin lama, bibir Kami terpaut Semakin dalam, Hingga Tak Sadar tanganku has Memeluk ERat tengkuknya, Dan Kami TIDAK Lagi berbaring berdampingan, melainkan aku has berada diatasnya. Perlahan aku memberanikan Diri untuk review menggeser cumbuan bibirku, aku memberanikan Diri mencumbu Bagian Leher Hingga Belakang telinganya, Dan tampaknya dia Sangat menikmatinya. Sungguh aku tak Percaya DENGAN APA Yang kulakukan. Sesaat aku menghisap daun telinganya perlahan, Dan aku can membaui DENGAN Jelas aroma wangi Yang selama Penyanyi Hanya terasa Anda samar. Sungguh Seorang wanita Yang cantik dan spesial. "Redup, boleh kubuka Penyanyi?" Kata Chintya Tiba-Tiba Sambil menyingkap kaos Seperti Hidup Kembali. Aku Tidak menyahut Dan menjawabnya DENGAN Membuka kaos Yang kukenakan. Dan tak lama kemudian, Chintya Sudah asik memainkan Dadaku DENGAN lidahnya Yang Hangat. Aku Sungguh merasa melambung Tinggi DENGAN Permainan lidahnya, Dan aku sengaja bergeser Dan berbaring Hingga Chintya LEBIH prabayar bebas mengexplore tubuhku. Dan Tanpa dipersilahkan, Bu Chintya Sudah telungkup menindih perutku. Cerita Seks Terselubung Mulutnya Yang Lembut tak henti-hentinya menjilat wilâyah Dadaku, dia Terus melakukan ritual tersebut Hingga lidahnya Kembali Menuju bibirku, Dan Sekali Lagi kedua bibir ITU berciuman ERat. Dia Kembali mencumbu ERat bibirku, Dan melanjutkan kecupanya Hingga wilâyah Leher Dan telingaku. Tanganku pun DENGAN sigap Memeluk ERat pinggulnya Sambil mencumbu Bagian Bawah lehernya. "Boleh serbi Saya MASUK Cin?" Tanyaku Sambil Tetap Menikmati Permainan lidahnya. Kali Penyanyi jemariku Sudah Mulai Berani menyusup through Bagian Bawah kaosnya Dan Meraba Bagian punggungnya. Can be kurasakan Punggung Yang Halus ITU bersinggungan DENGAN jariku Chintya pun menghentikan usapan Lembut lidahnya di Bagian Belakang telingaku, Dan Berbisik pelan: "? Mau MASUK kemana Memangnya" "eh ,, mau MASUK kesini, eh, mbak", Kataku Gugup, Sambil jemariku menghentikan Yang Tengah Meraba Bagian perutnya Yang rata Dan terawat. Dan, Chintya pun TIDAK Menjawab pertanyaanku, dia Hanya Tersenyum cantik Sambil menggenggam Bagian Bawah kaosnya, kemudian menyingkapnya keatas DENGAN cekatan. Yah, dia Membuka Penutup differences tubuhnya ITU Yang Ternyata Sudah TIDAK dilapisi bra didalamnya. Dan Mataku Kembali terbelalak ketika atasan ITU tersingkap melewati Bagian dadanya. SEBUAH Pemandangan Yang terindah Yang PERNAH Kulihat. Sepasang gumpalan daging tersembul dibalik kaos ITU, Sangat Halus Dan Lembut. Saking halusnya, can be Kulihat alur urat Yang Tersembunyi tipis dibalik kulitnya. Sungguh Payudara terindah Yang PERNAH Kulihat. Ukurannya TIDAK Terlalu gede, mungkin Sekitar 34an, tetapi ukurannya Sangat proporsional DENGAN tubuhnya, ditambah Lagi DENGAN putingnya Yang mungil berwarna coklat kemerahan menghiasi Ujung-ujungnya. Sangat-Sangat Sempurna, im benar-benar berkata-kata. Saking kagumnya DENGAN Payudara ITU, Aku Tidak menyadari serbi nakalku Sudah Meraba Lembut Bagian Bawah gumpalan daging ITU, "eh ,, Boleh Saya ..." "yakin .." Katanya memotong kalimatku Sambil Kembali telungkup Dan melumat bibirku. Mendapat perlakuan seperti ITU, aku pun tak mau Kalah. SeolAh has mendapat ijin, akupun melayangkan Serangan-Serangan Yang LEBIH Berani. Kedua tanganku Segera meremas Lembut Payudara Indah ITU, Dan Permainan Chintya pun Semakin mengganas. Dia tampaknya TIDAK memberikan kesempatan Bagiku untuk review memegang Kendali. Bibir mungilnya Semakin agresif, dia menorehkan cupang merah tipis didadaku, Hingga menjelajahi Perut bawahku Sambil menyibak selimut Yang Masih Sedikit menaunginya. Sangat-Sangat pembohong, bahkan Aku Tidak kesampaian merasakan puting merah ITU DENGAN bibirku. Sambil bibir mungilnya Terus beraksi, dia menarik turun-resliting celanaku, "tidak ada jeans di tempat tidur saya" Begitu bisiknya ditelingaku Sambil Tersenyum Menggoda. Dan aku Hanya can pasrah ketika Ternyata Chintya TIDAK Hanya berniat melucuti celana jeansku. jins Dia mencengkeram berikut celana dalamku, menariknya turun-DENGAN cekatan, Dan melepaskanya Dari kakiku Hingga aku Benar-Benar Dibuat dihadapnya bugil. Sekali Lagi aku merasa bahwa aku sedang bermimpi, aku sedang bugil dihadapan idola Kami SEMUA. Sungguh Aku Tidak Percaya, Chintya sedang mencumbu Perut Bagian bawahku, DENGAN Pangkal pahaku Yang Terbuka Lebar Tanpa seuntai benang pun menutupinya. Sungguh terasa Anda Bagaikan mimpi, imajinasiku melayang JAUH Dan Aku Tidak PERNAH merasakan saat seindah Penyanyi, Seorang wanita Yang kupuja, sedang Bermain-main dipangkal pahaku. Dan Sekali Lagi Chintya menunjukkan Keajaiban lidahnya, Kali Penyanyi serangannya diarahkan PADA Bagian Bawah perutku. Yak, dia Mencoba membunuhku DENGAN jilatan-jilatan maut dibawah sana. Dan tak lama kemudian, serbi kanannya memegang ERat batang Yang Sudah Berdiri Tegak Disana. Dan Sambil Menatap Mataku dia mengecup Bagian kepalanya, Dan Segera memasukkan batang ITU kedalam mulutnya. Sungguh Sekali Lagi aku merasa terbang Ke awan. TIDAK seperti lumatan-lumatan Yang PERNAH Kurasa, lidah Bu Chintya Benar-Benar ajaib, dia Benar-Benar Mampu memainkannya dibawah sana, seperti french kiss di junior saya. Begitupun dia TIDAK perhenti disitu, Penghasilan kena pajak PUAS menghisap Bagian batang, Bu Chintya menggeser mulutnya kebawah, Dan Inilah Pertama Kali aku merasakan Sensasi rangsangan di Bagian pagar Bawah sana. Chintya melumat Habis Pangkal bola-bolaku, Dan melanjutkannya DENGAN mencumbu daerah sun lubang-ku DENGAN liarnya. Dan tampaknya dia Begitu menikmatinya. Dia melakukannya Sambil Terus memainkan bola-bolaku, Sungguh Suatu Sensasi Yang Luar Biasa. Baca JUGA: Cerita Dewasa Terpesona Tubuh Montok Ningsih Pembantu Hot Sejenak, Ingin Rasanya aku membobolkan Saja pertahananku Dan Mengaku Kalah. Bibir Bu Chintya Adalah bibir memucat gila Yang PERNAH kuhadapi. Namun aku masih bisa Berpikir sehat. Aku Segera menarik Bagian Pangkal pahaku ITU Dari cengkeramannya, Dan Segera memagut bibir ajaib ITU DENGAN bibirku. Mencari Google Artikel Cepat pula, kubaringkan Chintya KARENA Kali Penyanyi Aku Ingin Menguasai permainan. Aku pun Segera Berganti menunjukkan potensiku. Kembali kurangsang Bagian Leher Bu Chintya, kujilat perlahan, Hingga turun-Sampai Bagian Payudara. Bagian Yang Sangat Kunanti Dari Tadi. Kubenamkan mukaku Diantara kedua Payudara ITU, Sungguh Payudara Yang memucat Lembut Yang PERNAH kurasakan. Tanganku pun tak mau Kalah, kuremas Payudara Kanan DENGAN serbi Kanan, Sambil lidahku Mulai Bermain DENGAN puting kirinya. Bagaikan buah cherry Yang Sangat manis, aku mengulum Lembut puting ITU, Sungguh Rasanya Sangat menggairahkan. Penyanyi Adalah puting pagar Sempurna Yang PERNAH Dirasakan bibirku. Merasa Sudah Menguasai keadaan, aku Mulai memainkan ritme permainan. Sesaat kuhisap puting ITU LEBIH dalam, Sambil meremas Payudara kanannya. Demikian aku bergantian Bermain DENGAN kedua gumpalan menakjubkan ITU. Sesaat aku Mencoba kartun kostum Mainan mewah Lembut Lingkaran penyangga puting ITU DENGAN telunjukku, Sesaat pula can be kurasakan puting ITU Mulai mengeras Kencang Disertai munculnya bulu-bulu Halus Yang Berdiri Diatas kedua bukit Indah ITU. Sungguh Sepasang Payudara Yang Sangat cantik, Sangat Indah DENGAN bintik2 bulu roma Yang menghiasinya, aku Jadi Semakin bergairah melihatnya, Dan akupun tak mau menyia-nyikan moment Penyanyi. Permainan bibirku Mulai menjamah Bagian perutnya Yang rata. Sambil serbi Kiriku differences mencengkeram Satu Dari doa bukit Indah ITU, serbi kananku menekan Bagian punggungnya perlahan. Tampaknya Bu Chintya Benar-Benar Menikmati permainanku, Dan akupun memberanikan Diri mengexplore Bagian Bawah perutnya DENGAN lidahku. Yah, aku mengecup Lembut perut buttonnya Dan Mencoba Bermain Sedikit LEBIH kebawah sana. Cerita Seks Terhot Menanggapi perlakuanku, Bu Chintya TIDAK Terlalu terlihat keberatan. Dia Malah terlihat Sangat Menikmati Dan Sedikit Membuka Pangkal pahanya. Bahasa tubuhnya SeolAh memberiku ijin untuk review beranjak Ke Bagian ITU. Segera aku Kembali Menurunkan kepalaku. Kali Penyanyi aku mencumbu Bagian hearts pahanya, tanganku pun Sekarang Sudah memegang ERat kedua pinggulnya, Dan akhirnya aku Mulai Berani mencium Bagian Segitiga G-string Yang menutupi surganya. Sungguh Suatu Pengalaman Yang TIDAK PERNAH akan Kulupakan. Aku sedang menghirup Bagian pagar Intim Milik Bu Chintya, aku merasakan Sensasi Yang Paling Dahsyat Yang PERNAH kurasakan selama Penyanyi. Gairahku Semakin menggebu, Dan akhirnya kuberanikan Diri menyusupkan lidahku Ke sela-sela Bagian Bawah Segitiga cinta itu. Tangan Kanan ku Mencoba menyibak kain hitam ITU, Dan bibirku Mulai mengecupnya perlahan, Rasanya Sungguh Indah, Agak terasa Anda asin, tetapi aromanya Sangat Lembut. Sungguh-Sungguh Indah. Bu Chintya Yang tampaknya Sudah Sangat pasrah ITU akhirnya menyangga kepalaku DENGAN serbi kanannya. Tanpa Berkata apa-APA, dia Meraih tali pengait Segitiga ITU DENGAN serbi kirinya, Dan DENGAN perlahan dia Menurunkan G-String ITU DENGAN serbi kirinya. Aku yang sedang dimabuk gairah pun Segera tanggap, kubantu dia Menurunkan Segitiga bertali ITU, Dan melepaskannya Dari kakinya Yang Jenjang. Dan DENGAN Segera, seperti Seorang Anak Kecil Yang sedang dijamu DENGAN DENGAN sekotak permen lezat, aku memuat berbagai Segera Kembali DENGAN daerah adalah Segitiga Yang menakjubkan ITU. Kini Tubuh wanita pujaan ITU has Benar-Benar telanjang. Aku Benar-Benar takjub DENGAN keindahannya, lekuknya Yang Sempurna dibalut DENGAN kulit Yang putih, Tipis Dan Lembut. Ahh ,, Ternyata Bu Chintya Yang Kami puja selama ini tidak Hanya pintar Dan cantik, beliau Sangat Sempurna seutuhnya, terawat Sangat. Bagian Pangkal Paha ITU terihat sebagai Bagian Segitiga Yang ditumbuhi DENGAN bulu-bulu Lembut. Tampaknya Chintya Sangat Rajin mencukurnya. Pun Begitu, Tepat PADA Bagian bawahnya, Terdapat sekatup bibir mungil berwarna merah muda. Pintu Surga ITU terlihat Begitu rapi, Hanya terlihat sebagai segaris Lubang Yang berwarna kemerahan. Tanpa diberi aba-aba, pun aku Segera Kembali menjamu Segitiga cinta itu. Kali Penyanyi aku merasa Sangat prabayar bebas, TIDAK ADA Lagi sehelai benang pun Yang Jadi penghalang. Aku Mulai mengecup pelan bibir cantik dibawah bulu-bulu tipis ITU, Dan tampaknya Chintya Sangat-Sangat menikmatinya, Dan akupun menikmatinya. Samar-samar Mulai kurasakan aroma wangi Yang Sempurna, aroma Yang mungkin can be mengalahkan nikmatnya rasa sabu Yang dulu Sering kuhisap jaman SMU. Perlahan tapi Pasti, aku memagut Bagian ITU DENGAN bibirku, Lalu Kembali kuhisap perlahan. Mencari Google Artikel Sedikit keberanian, tanganku pun Mulai Turut Meraba Bagian ITU. Kucoba Membuka Tangkupan doa bibir ITU DENGAN jemariku, Dan Kulihat Jelas liang berwarna merah muda Yang Begitu Indah. Tampaknya Sangat Hangat Dan Nyaman Didalam sana. Dan Kembali aku memberanikan Diri mengeksplore Lubang ITU DENGAN lidahku. Kali Penyanyi, kucoba memasukkan lidahku kedalamanya DENGAN Bantuan kedua tanganku Yang menyingkap Pintu cinta itu. Kali Penyanyi, aku Benar-Benar merasakan aroma Yang Sangat memabukkan ITU, Sangat gairahku membangkitkan. Dan DENGAN Segera, aku memainkan lidahku Didalam sana, menghisap perlahan, kemudian menghisap KUAT, demikian aku Mencoba Mencari ritme Yang Tepat hearts menangani bibir terindah Penyanyi. Aku Mencoba memainkan lidahku DENGAN Maksimal disini, while serbi kananku merangsang Bagian klitoris Bu Chintya. Dan tampaknya dia Sangat-Sangat menikmatinya. Penghasilan kena pajak Sesaat Bermain DENGAN ritmeku, aku Mencoba mengubah Pola Serangan. Kali Penyanyi, bibirku menghisap Lembut Bagian klitorisnya. Disini lidahku pun Turut Bermain, kuhisap Sambil sesekali menekan Bagian ITU DENGAN lidahku. Cerita Seks terpanas Perlahan Pasti TAPI, aku kemudian memberanikan Diri memasukkan Telunjuk kananku Yang Dari Tadi Sudah memegang ERat kulit berwarna kemerahan ITU. Dan, ketika Seluruh telunjukku tercelup didalamnya, Chintya Tiba-Tiba mencengkeram kepalaku DENGAN serbi kanannyanya Yang Sedari Tadi menyangga kepalaku. Sejenak aku Tiba-Tiba tersadar, Kali Penyanyi aku memasuki daerah adalah privatnya Tanpa mohon ijin terlebih dulu. Aku Sedikit terkejut Dan Kembali Gugup, Beroperasi reflek aku Segera menarik Keluar jariku Dari Lubang ITU, tetapi DENGAN Segera pula Bu Chintya memegang tanganku DENGAN serbi kirinya. Yak, dia mengijinkan jemariku Bermain didalamnya, Dan Tanpa Berkata apa-APA, dia membimbing jari nakal Penyanyi MASUK kedalam miliknya Yang Sangat Berharga ITU. Sungguh aku can be Melihat hal raut Wajah cantik ITU Yang kini sedang dibara gairah, aku Melihat hal dia Sangat Menikmati permainanku, Dan DENGAN sigap pula, aku merangsang Kembali daerah adalah klitorisnya DENGAN bibirku, sembari jemariku Mencari-cari daerah adalah G-spotnya Didalam sana. TIDAK butuh Waktu lama untuk review get daerah memucat sensitif ITU. Tak lama jariku Bermain Disana, Chintya Semakin Membuka Lebar Pangkal pahanya. Dia kini TIDAK Hanya mendesah Dan menatapku nakal. Bu Chintya Sudah Tidak Malu-malu Lagi untuk review mengerang. Kaki jenjangnya Sedikit ditarik keatas, dia Sedikit melipat lututnya, Suatu Tanda bahwa dia Sungguh terbuai hearts Permainan jemariku. Pun demikian, aku pun Semakin bergairah, aku Semakin Cepat menggerakkan jariku Didalam sana, kutekan KUAT pagian G-spotnya Sambil lidahku Terus memainkan klitorisnya, jemari Dan lidahku kini Sudah MASUK gigi 5. Aku Semakin Cepat Dan pembohong Bermain DENGAN Lubang cinta itu. Namun Tiba-Tiba Chintya mengapit ERat kepalaku DENGAN lututnya. Dia menjepit KUAT kepalaku Sambil serbi kanannya menekannya kedalam. Dan Segera setelahnya, aku can merasakan Tubuh ITU terguncang, aku can merasakan, tubuhnya Sedikit kejang, Dan ,, aku Kembali kaget dibuatnya, seiring DENGAN teriakan Yang keras, Tiba-Tiba dia menggelinjang Hebat, jemariku merasakan ADA kedutan Hebat Didalam sana ,,, Dan TIDAK putih bening kemukaku. Yess, dia Sudah Sampai ... dan dia menyemprotkan di wajah saya !! Dan Aku Tidak can mengelak sama Sekali, Beroperasi reflek aku meronta Mencoba melepaskan kepalaku, tetapi cengkeraman pahanya terlampau KUAT, Dan Sampai Saat Penyanyi pula, Paha Lembut ITU Masih mencengkeram KUAT kepalaku. Aku hampir TIDAK Percaya DENGAN APA Yang kualami, Bu Chintya mencapai Puncak Dan menyemprot mukaku DENGAN Cairan cintanya memabukkan. Aku Sangat terkejut, tetapi sebenarnya aku Sangat menikmatinya. Pun Begitu Bu Chintya Yang Sudah terkulai lemas, aku can Melihat hal tubuhnya Yang Masih Sedikit gemetar, wajahnya Sangat-Sangat erotis, sepertinya dia baru Saja mengalami orgasme pagar Dahsyat Yang PERNAH dirasakannya. Aku kemudian beranjak Ke Sudut ruangan berinisiatif mengambil beberapa lembar tissue, Dan mengelap mukaku Yang Agak lengket, "kamu baik2 Saja kan cin?" Tanyaku Sambil berbaring Lagi disisinya "eh ,, maaf ya dim, aku Sendiri TIDAK terpikir kalau bakal Sampai kaya gitu" tangannya DENGAN reflek menarik lembar tissue Yang kupegang Dan Segera saya-lap Bagian pipiku Yang Ternyata Masih Sedikit basah. "TIDAK apa-APA kok, aku also menikmatinya" "serius ,, Penyanyi Pertama kalinya Sampai seperti ITU, aku Benar-Benar TIDAK menyangka Sampai seperti ITU" jawab Chintya Sambil Memeluk aku ERat. Cerita Seks Terlengkap Dan akhirnya, Malam ITU Kami melanjutkan SESI Bimbingan TA DENGAN Bercerita Panjang Lebar TENTANG keseharian Kami, TENTANG Keluarga Kami, TENTANG kesibukan-kesibukan Kami. Maklum, PADA dasarnya aku dan Bu Chintya Masih Belum Terlalu Mengenal Satu sama lain. "Jadi, Sekarang mamamu Masih Tinggal di Jakarta Bersama suaminya Yang baru ITU?" Tanyaku menanggapi cerita Chintya. "Begitulah" jawabnya pelan. "Ooh ,, beliau Punya Anak lagikah?" "Nggak sih ,, cuma ADA Suatu HAL Yang dulu bikin aku nggak Nyaman Tinggal Disana" "kenapa ??" "baik, si om bule ITU hypersex." "Heh ?? maniak gitu ?? "" yupss. Dan aku PERNAH Tinggal Bersama mereka selama 2tahun "" haha .. Yang kamu ceritakan Waktu kamu SMU ITU ya? Trus, APA Hubungan ANTARA hypersex DENGAN ketidaknyamananmu Tinggal Bersama mereka? Toh si om bule ITU kan papa-mu, Bukan suamimu? "" Yahh ,, masalahnya Bukan cuma hypersex doang redup. dia also orangutan naturist. Kalau dirumah mamaku sana, Begitu MASUK Gerbang udah wajib bugil. Itu Berlaku buat SEMUA orangutan Yang Tinggal disitu. "" Whatsss ??? Jadi kamu also ikut2an nudis gitu ?? "" nggak cuma Saya honeyy, Disana Dari Sopir nyampe tukang kebon also bugil SEMUA. "" begitukah ?? adalah u serius ?? "Aku seperti TIDAK industri tahu Harus Menjawab APA Lagi. Tampaknya Chintya Memang memiliki Pengalaman Yang Luar Biasa hearts hidupnya. Dia Banyak Bercerita TENTANG masa lalunya, Dan Tiba-Tiba aku merasakan empati Yang Sangat dalam, SEBUAH Perasaan SeolAh TIDAK terasa Anda Lagi ADA jarak pagar ANTARA Kami. SeolAh seperti Sepasang kekasih / sahabat Yang sedang berbaring Dan berbagi Berdua. "Uhm ,, Kembali Ke masalahmu Tadi Cin, emang kalo menurutmu kamu trauma DENGAN masa lalumu, Lalu APA dampaknya di masa Sekarang?" Aku Kembali bertanya Mencoba Mengenal dosenku ITU Lebih Dekat. "Baik, kitd Bahas Topik Penyanyi Lain Kali Lagi Saja ya redup, kamu Belum dapet kan?" Katanya Sambil Kembali memelukku mesra. Tampaknya dia Belum Ingin membahas Sampai sejauh ITU, Dan akupun Harus menghormatinya "kalau aku sih, asal kamu Senang Sudah can dibilang dapet kok cin. gue ikhlas "jawabku cengengesan" Dasar Mulut buaya !! Sekarang kamu Sudah Berani Merayu Saya ... "sahutnya tersipu Sambil mencubit lenganku keras-keras" Ehmn, Dim, kamu Percaya sama aku kan? "lanjut Chintya Sambil Meraih laci disamping Tempat Tidur. Aku Tidak Menjawab Dan Hanya mengangguk Kecil "okeey ,, serbi kamu diikat dulu yaa ,," Katanya Sambil mengeluarkan seutas Kain Panjang Dan mengikat kedua tanganku Ke Bagian differences Tempat Tidur. Aku Mulai Berpikir aneh-Aneh, sejenak Aku Ingin menolak APA Yang dilakukan Bu Chintya Padaku. TAPI, aku penasaran also DENGAN rencananya, jadi, ikuti Saja deh ,, hehe "aku mau diapain hon?" "Diem ah ,, percayalah Sayang" jawabnya Sambil Kembali mengecup bibirku. Aku Sendiri TIDAK can Banyak Bergerak DENGAN kedua serbi Yang Terikat Diatas ERat kepala, sedangkan tampaknya bibir maut ITU akan Kembali mengeksekusi Titik-Titik lemahku. Perlahan, Chintya menggeser Kembali kecupannya kearah leherku, Sedikit cupang Panjang Disana, Dan kemudian turun-kearah dada. Bagian Penyanyi tampaknya Bagian Yang memucat disukainya, lidahnya Yang Lembut Bermain DENGAN putingku, Sambil kedua tangannya mimijit-mijit Bagian Samping Dadaku. Di Babak Pertama Penyanyi aku Sudah Mulai can merasakan Sensasi Chintya. SEBUAH teknik-teknik Yang baru kutemui hearts bercinta, diselimuti Oleh paras Yang Sungguh-Sungguh Menggoda. Perlahan, dia Kembali menggeser POSISI bibirnya, Kali Penyanyi kecupan-kecupan ITU diarahkan kebagian Samping Dadaku, dan, dia Bermain DENGAN ketiakku. Aku meronta keras, kukatakan padanya bahwa Penyanyi Keterlaluan, "Geli banget Cin, kamu menyiksaku" ,, Begitu ujarku. TAPI tampaknya Chintya TIDAK Peduli Dan Terus aksinya melancarkan. teknik Dan Ternyata Yang Satu Penyanyi also Sangat mengerikan. Rasa geli Yang perlahan Berubah Menjadi SEBUAH rangsangan Yang mahadahsyat. Seiring DENGAN rabaan-rabaan tangannya Yang Sedikit memijit, Chintya Benar-Benar seks mesin bak seorang yang Istimewa. Selama beberapa Saat Chintya menyiksaku, tampaknya dia Sudah Cukup PUAS Dan berniat memulai permainannya di Bagian Bawah. "Sudah Panas kan?" Katanya Sambil Sambil Tersenyum Kecil Dan memegang batangku Yang Sudah Berdiri keras. Dan Tanpa Banyak Bicara Lagi, dimasukkannya batang ITU kedalam mulutnya. Yah, Chintya Segera mengulumnya DENGAN bersemangat, Dan dia langsung 'memainkan ritme Permainan terdahsyat lisan Yang PERNAH kurasakan. Sesekali Penghasilan kena pajak lidah hangatnya Bermain lincah, dihisapnya batangku kuat-KUAT, SeolAh dia Ingin menyedot Habis Seluruh isinya. Sambil Terus Bermain-main dengannya, serbi Chintya Meraih doa bantal disisi kiri Tempat Tidur, "bantal diganjal ya dim" Katanya Sambil menyusupkan doa bantal ITU dibawah pantatku. Aku yang Sudah merasa keenakan pun pasrah Saja, kuangkat pantatku Sesuai DENGAN APA Yang diingininya, Dan kini, posisiku Agak berasa TIDAK Nyaman, Punggung Dan pantatku terganjal Oleh bantal Yang tampaknya Cukup Tinggi. Aku Agak Heran sebenarnya APA Rencana Chintya, TAPI Kembali Lagi, aku pasrah Saja. Cerita Seks 2017 Chintya kemudian mengambil POSISI Tepat dbawah selakangku, Dan kemudian Kembali dia memasukan batangku Ke bibir mungilnya, serbi kirinya memegang testikelnya Dan serbi kanannya memegang Pangkal batangku. Aku Tidak can Melihat hal Terlalu Jelas APA Yang Terjadi Disana, TAPI aku Kembali merasakan Sensasi Yang Luar Biasa. Sejenak setelahnya, aku merasakan kepala penisku bersentuhan DENGAN Bidang Yang Sangat Hangat Dan Licin, Saat ITU pula kurasakan Sensasi Yang Luar Biasa Diujung kemaluanku, sembari kudengar Chintya Sedikit batuk-batuk Dan mengeluarkan penisku Dari mulutnya. Dan ,, Ternyata dia melakukan deep throat. Bu dosen Satu Penyanyi Memang gila, Dan Penyanyi Adalah Pengalaman deep throat pertamaku. Dan Malam Ini Chintya memberiku deep throat TIDAK Hanya Sekali, melainkan berkali-Kali. Sensasi Rasanya Benar-Benar gila, sepertinya aku hampir ejakulasi dibuatnya. Sesi pun lisan Berakhir, sebelumnya Saat ini Chintya Kembali Memeluk aku. Tubuhnya Yang gemulai bergelayut mesra diatasku "menu Sekarang Utama yuk ,," Begitu bisiknya memanja ditelingaku ... Sambil serbi kirinya Tetap Memeluk leherku, Chintya Meraih Kembali senjataku Dan mengarahkannya kebagian Pangkal pahanya Yang Memang Sudah berada Tepat diatasnya. Yah, Chintya memasukkan kepala batangku kedalam Lubang Yang Berhias bulu Lembut ITU, Dan tak lama kemudian DENGAN Sedikit menindihku, Seluruh batangku has bersemayam Didalam Lubang hangatnya. 1001 rasa penasaran Yang selama Penyanyi berkecamuk Hilang Sudah. Kini aku has merasakan Hangat Dan nikmatnya liang ITU. Sangat Hangat Dan Rapat, bahkan JIKA batang kesayanganku ITU can membauinya, kukira dia pun akan terkesima DENGAN aroma Wanginya. Chintya pun memagut bibirku Sambil Sedikit menggoyangkan pinggulnya, TIDAK Naik turun-tetapi memutar perlahan. Wew, bahkan teknik goyanganya pun Dahsyat, TIDAK Banyak Bergerak, TAPI can be kurasakan batangku dipijit DENGAN Sempurna. Dan perlahan kusadari, sepertinya pijitan ini tidak Hanya bermuara PADA goyangan pinggul Semata, tetapi tampaknya Dinding-Dinding kemaluan Chintya Turut berperan. Lubang Penyanyi menggigit Rapat Dan can be kurasakan Sedikit berdenyut Teratur, Penyanyi also baru Kali Penyanyi kurasakan. Hal Penyanyi kusadari ketika Chintya beranjak Dan menjamuku DENGAN POSISI Duduk. Mencari Google Artikel senjataku Yang Masih tertancap Disana, kurasakan pijitan-pijitan Lembut ITU Walau Chintya TIDAK Banyak menggerakan pinggulnya. Dan, Aku Tidak menyangka bahwa Menit-Menit kedepan Adalah Waktu Yang TIDAK akan PERNAH Kulupakan Seumur Hidupku. Mungkin Bila Aku Bisa memutar balik Waktu, aku akan Selalu memutar Menit-Menit ITU Sambil mengaktifkan fitur slow motion. Mencari Google Artikel posisinya Yang mendudukiku, Chintya Kembali menggoyangkan pinggulnya. Kali ini tidak memutar maupun maju Mundur, melainkan Naik turun-. Tubuhnya Yang Semampai ITU Seakan menduduki Bantalan trampolin. Sekilas aku merasa miris DENGAN perlakuannya. Mencari Google Artikel Sedikit berjongkok, Chintya menarik Pangkal pahanya keatas Hingga Tiga perempat batang penisku Keluar Dari sarangnya, Dan DENGAN cekatan pula dia menimpanya Kembali. Yah, dia mengocok batangku DENGAN Kencang DENGAN POSISI pinggulnya Yang Naik-turun-Tajam ITU. Jujur, aku Sedikit Takut kalau-kalau dia Sedikit meleset Dan mematahkan senjataku Yang Sangat Berharga ITU. TAPI, kekhawatiran ITU Segera sirna terhapus Sensasi Yang Kembali kurasakan. Chintya memperlakukan Senjata yang Benar-Benar Berdiri keras ITU seperti mainan, seperti dildo stainless Yang Tak Punya Jaringan Syaraf, Dan Kali Penyanyi aku Benar-Benar Ingin Menyerah Dan memuntahkan Cairan cintaku, aku tak Kuasa mengimbangi wanita cantik Yang Tiba-Tiba Menjadi Sangat pembohong Penyanyi . Can be Kulihat Jelas Ekspresi mukanya sebelumnya Saat ini, dia TIDAK Hanya Sekedar Mencoba memuaskanku, dia Kembali nyalakan, Dan aku wajib mengimbanginya. TAPI Semakin aku Melihat hal Wajah cantiknya, Semakin Ingin Rasanya aku mengakhiri Permainan Penyanyi. Apapun, aku memang Tidak mampu melayaninya. TAPI Tiba-Tiba, Chintya mengakhiri Gerakan turun-Naik Yang Dahsyat ITU. Dia merebahkan tubuhnya, Memeluk aku ERat, Sambil differences mengocok Kencang batangku DENGAN goyangan pinggulnya SUPER CEPAT ITU. Dan tentu Saja PADA akhirnya aku Segera Tewas Dan mengakhiri pertahananku. Aku Benar-Benar TIDAK tahan DENGAN perlakuannya, Dan Kali Penyanyi aku Benar-Benar Tak Bisa berkutik Dan Harus Menyerah Kalah. Chintya Tengah memelukku ERat Sambil Sambil mengggoyangkan pinggulnya maju-Mundur DENGAN Cepat Saat batangku Mulai kejang-kejang. Pinggul Indah ITU Bergerak DENGAN kerasnya SeolAh penisku Hanya mainan tak bernyawa. Dan seiring DENGAN DENGAN senjataku Yang Mulai muntah Dan Mengaku Kalah, ritme goyangan Chintya perlahan-Lahan melambat Mulai, Dan can be kurasakan Kembali cengeraman pahanya Yang Mulai bergetar, seiring DENGAN kedutan Ringan Yang memijit Lembut kemaluanku Yang Masih tertanam didalamnya. Dan perlahan-Lahan, Lubang menakjubkan ITU mencengkeram penisku Sangat ERat. Ternyata, Chintya pun get orgasme untuk review Yang Kedua kalinya ... Yah, liang Hangat ITU Seakan menyedot batangku DENGAN kerasnya seiring DENGAN bobolnya pertahananku. Bacaan top seks: Cerita Dewasa IGO sedarah termewah Papahku Yang Bejat Dan Kembali aku Menangkap Ekspresi Muka cantik Chintya Yang SeolAh mengatakan bahwa dia baru Saja get orgasme Yang Hebat. Selama beberapa Saat Tubuh Indah ITU bergetar Lemah Diatas tubuhku, Dan tak lama kemudian Sosok cantik ITU Benar-Benar lemas tak Berdaya. Perlahan-Lahan, Chintya menggeser tubuhnya Sambil melepaskan liang terindahnya Dari kemaluanku DENGAN hati-hati. Tanpa Berkata apa-APA, dia membaringkan Tubuh indahnya disampingku, Dan tak lama kemudian, idola Dari Segala idola ITU Sudah terbaring lelap disisiku Dan aku Kembali Terdiam Seakan TIDAK Percaya DENGAN APA Yang Sudah Terjadi. Aku Hanya can termangu, Mencoba meyakinkan Diri bahwa APA Yang Terjadi Malam Ini bukanlah mimpi. Dalam hatiku, terbentu SEBUAH Perasaan Yang TIDAK can didefinisikan. Ada SEBUAH Kepuasan Yang TIDAK PERNAH tertandingi, bercampur rasa TIDAK Percaya Yang Masih menghantui. Dan akhirnya aku Hanya can terheran-Heran Sambil berusaha melepaskan tali Yang Masih mengikat ERat tanganku. Malam Sungguh terdahsyat Yang PERNAH kualami.